Kabut Hitam Menyelimuti Pemain Paraguay


Keberuntungan Paraguay di pertandingan sebelumnya tidak seperti pertandingannya melawan Spanyol. Paraguay yang unggul dengan skor 5-3 dari Jepang harus menelan kekalahan pahit setelah bertemu dengan Spanyol di perempat final. Kesedihan kian mewarnai wajah pemain-pemain Paraguay serta penggemarnya ketika wasit mengumumkan skor 1-0, nilai yang menyedihkan memang.

Tak terkecuali bagi Oscar Cardozo, Striker milik klub Benfica merasa sangat bersalah. Pemain Paraguay ini menilai dirinya berandil besar dalam kekalahan negaranya di perempatfinal melawan Spanyol. Hanya ada satu kalimat baginya: jangan menyerah Cardozo.

“Kami bermain bagus. Yang kurang dari kami adalah kami tidak memanfaatkan kesempatan yang didapat. Saya gagal penalti dan saya masih tidak percaya. Yah, beginilah sepakbola. Kita hanya bisa berusaha dan terus berjuang,” ujar Cardozo yang matanya masih merah karena menangis.

Tidak ada celaan yang datang kepadanya. Yang ada hanyalah simpati yang mengalir. “Inilah sejarah sepakbola. Ini bisa terjadi. Penting baginya agar tidak merasa bersalah,” ujar pelatih Gerardo Martinez.

Dramatisnya pertandingan ini bisa digambarkan dari dianulirnya gol Paraguay, terjadinya dua penalti yang semuanya gagal dieksekusi, hingga gol kemenangan Spanyol di penghujung laga.

Jalannya pertandingan

Pertandingan baru berjalan semenit, Paraguay langsung menghentak. Sebuah tendangan Jonathan Santana dari luar kotak penalti jatuh tepat di pelukan kiper Iker Casilla.

Spanyol masih tertekan di awal. Di menit ketujuh, Casillas nyaris membuat blunder tatkala bola yang ia sapu membentur kaki Nelson Valdez. Casillas beruntung karena gawangnya tidak jebol.

Setelah peluang tadi, tempo pertandingan menurun dan bola lebih banyak bergerak di tengah. Baru di menit 28, Spanyol memetik peluang dari tendangan voli Xavi, tapi bola melayang tipis di atas mistar.

Lima menit menjelang babak pertama berakhir, Paraguay berhasil menjebol gawang lewat Valdez. Namun gol tidak diakui oleh wasit karena ada Oscar Cardozo yang sudah terlebih dahulu offside.

Keputusan wasit ini layak diperdebatkan karena sesungguhnya Cardozo dalam posisi pasif sehingga bisa dianggap onside.

Valdez kembali mengancam di menit terakhir babak pertama. Setelah mengecoh Carlos Puyol, Valdez melepaskan tendangan ke arah gawang Spanyol tapi arahnya melambung.

Sepuluh menit babak kedua berjalan, Spanyol melakukan pergantian pemain. Fernando Torres yang mengecewakan ditarik keluar untuk digantikan oleh Cesc Fabregas.

Pertandingan mulai seru ketika di menit 56 Paraguay mendapatkan penalti karena Cardozo ditarik sampai jatuh oleh Gerard Pique. Namun penalti yang diambil oleh Cardozo bisa ditangkap dengan sempurna oleh Casillas.

Cuma berselang dua menit, giliran Spanyol yang memetik penalti akibat dijatuhkannya Villa oleh Antolin Alcaraz. Xabi Alonso berhasil mencetak gol, tapi wasit meminta diulang karena ada pemain Spanyol masuk ke kotak penalti.

Di eksekusi ulangan, Alonso gagal! Tendangannya dapat ditepis oleh kiper Paraguay Justo Villar dan bola muntah gagal dimaksimalkan oleh para pemain Spanyol jadi gol.

Menit 71, Spanyol mendapat peluang untuk mencetak gol lewat bola mati. Namun eksekusi Xavi gagal berbuah gol karena sepakannya melenceng tipis dari gawang Villar.

Gol kemenangan Spanyol akhirnya hadir di menit 82. Gol ini berawal dari gerakan eksplosif Andres Iniesta di depan kotak penalti. Bola lantas ia sodorkan kepada Pedro Rodriguez yang bergerak di kanan. Pedro menendang, tapi bola membentur tiang gawang Paraguay.

Bola mental kemudian jatuh di kaki Villa. Dua kali mengontrol, Villa menyepak. Bola sempat membentur tiang kiri gawang Paraguay, memantul ke tiang kanan dan baru berbuah gol.

Paraguay yang begitu bernapsu membalas nyaris menyamakan skor di menit 88. Satu tendangan Lucas Barrios gagal ditangkap dengan sempurna oleh Casillas. Bola mental disambar oleh Santa Cruz, tapi kaki Casillas menolaknya keluar lapangan.

Dua menit kemudian, Villa nyaris menggandakan keunggulan Spanyol. Namun sepakan kaki kiri penyerang yang akan bergabung dengan Barcelona itu masih bisa ditahan oleh Villar.

Di sisa waktu yang ada, tidak ada gol tambahan tercipta dan Spanyol pun melenggang ke semifinal dengan keunggulan 1-0 saja.

Referensi: http://www.detik.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: