Selang-Regulator SNI Siap Dijual


Petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Solo memeriksa komponen kompor gas dan tabung elpiji kemasan tiga kilogram yang dijual di salah satu toko di kawa sa n Pasar Gede, Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (30/6). Dalam pemantauan di lapangan ditemukan sejumlah komponen, seperti selang, yang tidak mencantumkan logo Standar Nasional Indonesia. Pemantauan ini untuk mengantisipasi peredaran komponen palsu dan tidak berstandar.

Meledaknya tabung gas elpiji tiga kg semakin hari semakin menelan korban.  Hal ini dikarenakan adanya tabung, selang, serta regulator tidak layak pakai yang beredar di masyarakat. Untuk mengantisipasinya, pemerintah menunjuk pertamina untuk menyiapkan selang dan regulator tabung yang baru dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Rencananya, pertamina akan mulai menjual produk penggantinya pada Selasa (6/7/2010). Untuk tahap pertama, produk pengganti selang dan regulator tabung yang dinilai sudah kedaluwarsa dan diperkirakan ada yang tidak sesuai dengan SNI, akan dijual di Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta.


Setelah tahapan penjualan di Jawa Barat dan DKI Jakarta selesai, penjualan produk pengganti akan disalurkan di agen-agen lainnya di pulau Jawa baru kemudian di jual ke luar pulau Jawa.
Akan disiapkan pula penjualan produk pengganti selang dan regulator tabung pengganti di 200 lebih agen penyalur gas elpiji tiga kilogram dengan harga sesuai harga pabrik. Demikian disampaikan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Djaelani Sutomo dalam keterangan pers di Kantor Menki Kesra di Jakarta, Jumat (2/7/2010) malam.
Konsumen dianjurkan membawa bukti selang dan regulator tabung atau surat bukti penerimaan program konversi minyak tanah ke elpiji, yang kemudian ditebus dengan produk pengganti yang berlabel SNI.
Karena pendistribusian tabung gas di masyarakat seringkali diwarnai kecurangan, Agung Laksono serta beberapa menteri terkait akan terjun mengawasi penarikan dan penjualan selang dan regulator tabung gas elpiji tiga kilo pada Selasa depan.
Menurut Inayat, pihaknya bersama Polri sudah turun tangan mengawasi distribusi dan peredaran selang, regulator, katub dan tabung ke masyarakat dan pabrikan. “Kami baru mengamankan saja produk-produknya yang dianggap tidak sesuai. Kita minta mereka menarik produk yang tidak sesuai, dan kalau dilanggar, akan ditarik izinnya,” ujar Inayat.

Referensi: http://www.kompas.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: